Becak Mapan Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Inisiasi PKK Situbondo

Senin, 27 Juli 2026 | 18:54:22 WIB

SITUBONDO – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Situbondo dikemas berbeda. Tak lagi dipusatkan di kawasan perkotaan, rangkaian kegiatan digelar serentak mulai 23 hingga 31 Juli di berbagai wilayah, dari barat hingga timur Kabupaten Situbondo.

Salah satu program unggulannya adalah Becak Mapan (Belajar, Edukasi, Cegah Stunting, Aktif, Kolaborasi, Masyarakat, Perpustakaan, Asuh, dan Nutrisi) yang digagas Ketua TP PKK Situbondo Husna Laili atau Mbak Una. Program tersebut hadir di Desa Tamansari, Kecamatan Sumbermalang, Senin (27/7/2026).

Mbak Una menjelaskan, konsep peringatan HAN tahun ini sengaja dibuat lebih dekat dengan masyarakat agar seluruh anak di Situbondo memperoleh kesempatan yang sama mengikuti kegiatan edukatif.

"Perayaan Hari Anak Nasional tahun ini tidak hanya dilaksanakan di pusat kota, tetapi menyasar seluruh wilayah Situbondo. Kami ingin anak-anak di semua kecamatan mendapatkan hak yang sama untuk mengikuti kegiatan edukatif dan menyenangkan," ujarnya.

Menurutnya, peringatan HAN bukan hanya menjadi agenda TP PKK. Kegiatan tersebut melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Situbondo.

"Ini merupakan gerakan bersama. TP PKK menginisiasi, tetapi pelaksanaannya melibatkan banyak pihak agar dampaknya semakin luas bagi anak-anak di Situbondo," katanya.

Dalam setiap peringatan HAN, Becak Mapan menjadi agenda kolaboratif yang melibatkan Dinas Perpustakaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), serta Dinas Kesehatan.

Melalui program tersebut, anak-anak diajak membaca buku sesuai jenjang usia, mulai TK, RA hingga sekolah dasar. Sementara itu, para ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki balita memperoleh edukasi mengenai gizi, pola asuh, dan pencegahan stunting.

"Becak Mapan bukan sekadar program membaca, tetapi gerakan bersama untuk membangun generasi yang sehat dan cerdas. Melalui Belajar, Edukasi, Cegah Stunting, Aktif, Kolaborasi, Masyarakat, Perpustakaan, Asuh, dan Nutrisi, kami ingin menghadirkan edukasi yang dekat dengan masyarakat, terutama bagi ibu dan anak," tutur Mbak Una.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar rutin membawa balita ke posyandu untuk memantau tumbuh kembang dan melengkapi imunisasi.

"Saya pesan kepada ibu-ibu semuanya yang punya anak balita, tolong harus rutin ke posyandu. Dan jangan lupa untuk imunisasi. Nanti di posyandu imunisasi kan juga akan dapat PMT," tandasnya.

Melalui Becak Mapan, TP PKK Situbondo berharap budaya literasi dapat tumbuh bersamaan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, dan pencegahan stunting sejak usia dini.[]

Terkini