Hingga April 2026, Penyaluran KUR BRI Genteng Tembus Rp 147,6 Miliar

Hingga April 2026, Penyaluran KUR BRI Genteng Tembus Rp 147,6 Miliar

GENTENG - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Genteng menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp 147,6 miliar hingga April 2026. Penyaluran pembiayaan tersebut difokuskan pada sektor-sektor produktif untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Branch Office Head BRI Genteng Dani Priatmoko mengatakan, penyaluran KUR didominasi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan jasa usaha produktif lainnya yang menjadi penopang ekonomi masyarakat di wilayah Genteng dan sekitarnya.

“Penyaluran KUR ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat melalui akses pembiayaan usaha yang lebih mudah dan terjangkau,” ujar Dani dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, potensi sektor pertanian dan usaha produktif di wilayah Genteng masih cukup besar sehingga membutuhkan dukungan akses permodalan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas skala bisnis.

Dani menilai program KUR memberikan peluang bagi UMKM untuk memperkuat daya saing usaha sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain menyalurkan pembiayaan, BRI Genteng juga memberikan pendampingan usaha dan edukasi finansial kepada debitur. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara berkelanjutan dan adaptif terhadap perkembangan digital.

“Kami terus mendorong pelaku UMKM agar memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas usaha sehingga bisa naik kelas,” kata Dani.

Ia menambahkan, penyaluran KUR tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM dan pemerataan pembangunan di daerah.

BRI Genteng optimistis sektor UMKM tetap menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tengah tantangan ekonomi global, terutama dengan dukungan pembiayaan yang inklusif dan program pemberdayaan usaha berkelanjutan.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index