Viral Dugaan Limbah Dibuang ke Laut Banyuglugur, Karyawan: Itu Video Lama

Viral Dugaan Limbah Dibuang ke Laut Banyuglugur, Karyawan: Itu Video Lama

SITUBONDO — Salah satu karyawan PT Fuyuan, M. Rifa’i, menegaskan bahwa pipa yang terlihat dalam video viral dugaan pembuangan limbah ke laut di Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, merupakan instalasi lama yang tidak lagi digunakan.

Ia menjelaskan, video yang beredar di media sosial tersebut merupakan rekaman lama, sekitar lima tahun lalu, saat instalasi pengolahan air limbah (IPAL) perusahaan mengalami gangguan teknis.

“Memang benar itu dulu milik PT Fuyuan, tapi video itu lama sekitar lima tahun lalu, saat IPAL kami bermasalah. Sekarang sudah tidak ada pembuangan seperti itu karena IPAL sudah diperbaiki dan berfungsi normal,” kata Rifa’i, Jumat (19/6/2026).

Ia memastikan saat ini seluruh operasional perusahaan telah mengikuti standar pengelolaan limbah yang berlaku dan tidak lagi melakukan pembuangan langsung ke laut.

Sementara itu Camat Banyuglugur, Arif Bhirawa, mengatakan pihaknya bersama Forkopimcam dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, serta perwakilan dua perusahaan yakni PT Fuyuan dan PT Green One Biotechnology telah turun langsung ke lokasi yang disebut dalam video.

“Kami bersama Forkopimcam dan perwakilan perusahaan sudah menyusuri lokasi yang ada dalam video. Dari hasil pantauan di lapangan, tidak ditemukan ujung pipa yang menjulur ke laut seperti yang ditampilkan,” ujar Arif.

Ia menambahkan, hasil penelusuran menunjukkan bahwa ujung pipa berada di bawah permukaan laut dan bukan mencuat ke permukaan seperti yang tampak dalam video yang beredar. Selain itu, video tersebut dipastikan merupakan rekaman lama yang kembali viral di media sosial.

“Setelah kami kroscek, video itu adalah video lama. Jadi informasi yang beredar seolah-olah ada pipa aktif yang membuang limbah langsung ke laut saat ini tidak benar,” katanya.

Arif menyebut terdapat dua pipa di kawasan tersebut yang masing-masing dimiliki oleh PT Fuyuan dan PT Green One Biotechnology. Namun, dari hasil pengecekan, keduanya dipastikan tidak digunakan untuk pembuangan limbah sebagaimana dituduhkan dalam video.

Ia menegaskan pihaknya bersama Forkopimcam akan terus melakukan pengawasan berkala untuk memastikan aktivitas industri di wilayah pesisir tetap sesuai dengan ketentuan lingkungan yang berlaku.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan agar tidak terjadi pencemaran lingkungan, khususnya di wilayah pesisir,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial serta menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait isu lingkungan di wilayah Banyuglugur.[]

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index